Notes From The Skin Desk: Thermage & Ultraformer Membantu Mengencangkan & Mengangkat Kembali Tanpa Proses Bedah

09 April 2026 14:20 PM
Bagikan Melalui :
Share Whatsapp Share Telegram Share Facebook Salin Link

Seiring berjalannya waktu, perubahan pada wajah bukan hanya dipengaruhi oleh usia. Banyak orang mulai menyadari bahwa wajah terlihat lebih “turun”, kontur tidak lagi tegas, dan kulit tampak kendur. Hal ini sering kali terjadi akibat berkurangnya produksi kolagen dan elastin, penurunan volume lemak wajah, serta melemahnya ligamen penopang alami.

 

Dampaknya, tekstur kulit menjadi tidak merata, garis halus dan kerutan semakin terlihat, serta area pipi dan jawline kehilangan definisinya. Inilah yang membuat wajah tampak lebih lelah dan lebih tua, bahkan sebelum waktunya.

 

Dalam dunia estetika modern, kondisi ini dapat diatasi melalui pendekatan tightening, lifting, dan contouring. Tujuannya bukan untuk mengubah bentuk wajah, melainkan mengembalikan struktur dan versi terbaik dari wajah itu sendiri secara natural dan proporsional.

 

Setiap wajah memiliki pola penuaan yang unik. Oleh karena itu, analisa menyeluruh oleh dermatologist menjadi langkah penting sebelum menentukan treatment. Area seperti temple, midface, jawline, hingga leher akan dievaluasi untuk memahami kebutuhan spesifik setiap individu. Pendekatan yang digunakan pun bersifat multi-layer, mulai dari lapisan kulit hingga struktur penopang di bawahnya, guna mendapatkan hasil yang lebih presisi dan refined.

 

Salah satu solusi non-surgical yang kini banyak direkomendasikan adalah kombinasi teknologi Thermage dan Ultraformer. Keduanya bekerja dengan menghantarkan energi panas terkontrol ke dalam lapisan kulit untuk menstimulasi produksi kolagen baru.

 

Thermage menggunakan teknologi radiofrequency untuk memperbaiki kualitas kulit secara menyeluruh, menjadikannya lebih kencang dan halus. Sementara itu, Ultraformer bekerja hingga lapisan SMAS lapisan yang sama dengan prosedur facelift untuk memberikan efek lifting yang lebih terlihat, namun tetap natural.

 

Kombinasi keduanya sering digunakan dalam strategi yang terpersonalisasi, menyesuaikan dengan kondisi kulit dan struktur wajah masing-masing pasien. Proses ini dikenal sebagai biological lifting, di mana perbaikan terjadi secara bertahap melalui regenerasi kolagen selama beberapa bulan.

 

Treatment ini umumnya direkomendasikan untuk kondisi seperti kulit kendur ringan hingga sedang, pipi yang mulai turun, jawline yang kurang tegas, hingga garis leher dan double chin ringan.

 

Pada akhirnya, hasil yang diharapkan bukanlah perubahan drastis, melainkan wajah yang terlihat lebih seimbang, lebih kencang, dan lebih segar. Karena struktur wajah yang tepat tidak terlihat “berubah” ia hanya tampak kembali pada kondisi terbaiknya.

 

Konsultasikan kebutuhan kulitmu bersama dermatologist untuk mendapatkan rekomendasi treatment yang tepat dan personal.